Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap dalam Jumat Curhat, Warga Keluhkan Kos-kosan Diduga Tampung PSK di Kefamenanu
Advertisement . Scroll to see content

Enam Bulan Lapor Polisi, Kasus Pengeroyokan di Fafinesu Terancam Dihentikan?

Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:40 WIB
  • author *Sefnat Besie
Enam Bulan Lapor Polisi, Kasus Pengeroyokan di Fafinesu Terancam Dihentikan?
Laurensius Naus, warga Desa Fafinesu B, kecewa pengeroyokkan yang dialami lambat proses hukum. Foto: Ilustrasi inews.id

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Laurensius Naus, warga Desa Fafinesu B, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja penyidik Polres TTU. Pasalnya, laporan dugaan pengeroyokan yang menimpanya sejak 3 Juli 2025 lalu, hingga kini jalan di tempat meski sudah dilaporkan 6 bulan lalu.

Kekecewaan korban memuncak di tengah isu bahwa perkara yang melibatkan oknum Kepala Dusun tersebut terancam dihentikan atau di-SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), padahal seluruh alat bukti dinilai sudah sangat lengkap.

Pelayanan Lamban Meski Bukti Lengkap

Laurensius mempertanyakan mengapa hingga Januari 2026, para terlapor yakni AT (Kepala Dusun 1) dan ayahnya AM, belum juga ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, polisi telah mengantongi hasil visum, memeriksa saksi-saksi, bahkan sudah menyita barang bukti berupa senapan angin dan parang.

"Sudah enam bulan berlalu tapi tidak ada hasil jelas. Pelipis saya pecah dipukul pakai popor senapan angin sampai berdarah banyak, tapi kenapa mereka masih bebas?" ujar Laurensius dengan nada kecewa, Jumat, (29/1/2026).

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut