Bahkan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) ikut memperlihatkan betapa timpangnya akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Dasar Katolik (SDK) Kokang, Yohanes Ipir, mengatakan sekolahnya baru-baru ini menerima bantuan jaringan melalui BHAKTI ASIH. Namun, bantuan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan.
Keterbatasan perangkat dan banyaknya pengguna membuat kualitas jaringan kembali menurun.
"Sejauh ini memang sudah lebih baik, tetapi saat banyak pengguna jaringan lelet sehingga kami juga harus mencari jaringan,"ujarnya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
