SOE, iNewsTTU.id - Pencarian nelayan hilang oleh tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan Yomri Tenis (40), nelayan yang hilang di perairan Pantai Oetune, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS.
Operasi SAR besar-besaran telah dikerahkan dengan melibatkan personel gabungan dari BASARNAS Provinsi NTT, Polres TTS yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops, Polsek Kualin, BPBD TTS, serta dibantu nelayan lokal.
Penyisiran Hingga Muara Toineke
Tim gabungan melakukan penyisiran mulai dari pesisir Pantai Oetune hingga area Muara Toineke. Metode pencarian dilakukan dengan mengikuti arah arus dan pola gelombang laut untuk memprediksi posisi hanyutnya perahu korban yang diketahui berbahan drum fiber.
Kendala di Lapangan
Meski pencarian dilakukan secara maksimal, tim di lapangan menghadapi hambatan serius. Berdasarkan laporan terkini, kendala utama meliputi:
Cuaca Buruk: Angin kencang dan gelombang tinggi menghambat pergerakan perahu karet.
Arus Kuat: Diduga korban terseret jauh dari titik awal akibat arus bawah laut yang sangat kuat.
Kondisi Perahu: Perahu korban yang berbahan drum fiber memiliki risiko tenggelam yang tinggi dalam kondisi cuaca ekstrem.
"Kami menyisir sepanjang garis pantai dan laut lepas sesuai arah arus. Luasnya area pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi tim," ungkap Kasat Samapta Polres TTS Iptu Sunaryo.
Pihak keluarga korban yang berada di lokasi pencarian masih terus berharap adanya mukjizat. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai dengan prosedur standar operasional (SOP) BASARNAS.
Masyarakat diimbau bagi yang melihat benda mencurigakan di sekitar perairan selatan TTS agar segera melaporkan ke posko terdekat atau Polsek Kualin.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
