KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Musibah kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Matheus Tnepu Elu (64), warga Kampung Baru, RT 007/RW 003, Desa Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT Sabtu (14/02/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WITA tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan rumah dan dapur, tetapi juga menyebabkan pemilik rumah mengalami luka bakar di bagian tubuhnya.
Kronologi: Berawal dari Tangisan Sang Cucu
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, melalui PS Kasi Humas, IPDA Markus Wilco Mitang, menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh anak korban, Yasinta Elu (31). Saat itu, Yasinta terbangun karena anaknya yang masih bayi menangis.
"Saksi terbangun karena anaknya menangis. Saat menggendong bayi tersebut, ia melihat kobaran api sudah menyala di bawah loteng dapur, tepatnya di jalur kabel listrik. Api cepat membesar karena atap dapur terbuat dari daun gewang," ujar IPDA Wilco, Sabtu sore.
Menyadari bahaya, Yasinta langsung membangunkan seluruh anggota keluarga yang berjumlah lima orang di dalam rumah untuk menyelamatkan diri.
Detik-Detik Penyelamatan Ternak
Di tengah kepanikan, korban Matheus Tnepu Elu sempat berusaha menyelamatkan hewan peliharaan (kambing) miliknya yang dikandangkan tepat di belakang dapur. Namun naas, saat berupaya melepas ternaknya, Matheus terkena sambaran api yang mengakibatkan luka bakar pada tubuhnya.
Kerugian Fantastis: Dokumen Penting dan Harta Benda Ludes
Lantaran api merambat sangat cepat, tidak ada satu pun barang berharga yang berhasil diselamatkan. Selain satu unit rumah induk dan dapur, daftar kerugian material yang dialami korban sangat panjang, di antaranya:
Surat Berharga: 2 buah Sertifikat Tanah, Kartu Keluarga, KTP-E, Akta Nikah, dan tumpukan Akta Kelahiran keluarga.
Pendidikan: Ijazah milik Yasinta Elu, Arnoldus Oki, Mathilda Oki, dan Marianus Oki, serta berbagai rapor dan kartu PIP.
Harta Benda: 1 unit sepeda motor Supra Fit X, uang tunai Rp350.000, seluruh peralatan dapur, serta seluruh pakaian keluarga.
Administrasi: Buku rekening/ATM PKH, ATM pribadi, dan kartu BPJS kesehatan maupun ketenagakerjaan milik seluruh anggota keluarga.
Diduga Korsleting Listrik
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, penyebab kebakaran diduga kuat akibat hubungan arus pendek atau korsleting pada kabel listrik di bagian loteng dapur. Kondisi rumah yang sebagian besar berbahan mudah terbakar membuat api sulit dijinakkan hingga merembet ke rumah utama.
Saat ini, para korban yang terdiri dari lansia, orang dewasa, hingga balita dan bayi berusia 9 bulan tersebut terpaksa mengungsi. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
