Persawahan Oeheni Diterjang Banjir Lumpur, 15 KK di Desa Naob Terancam Gagal Panen
Rabu, 25 Februari 2026 | 08:17 WIB
Di tengah ancaman gagal panen, para petani Desa Naob berharap Pemerintah Daerah (Pemda) TTU melalui BPBD segera mengambil langkah konkret. Warga meminta adanya koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk membangun tembok penahan permanen di sepanjang bantaran Kali Oeheni.
"Sawah ini harapan kami satu-satunya untuk makan dan membiayai sekolah anak-anak. Kami harap pemerintah bisa bangun tembok permanen agar ke depan sawah kami tidak terendam banjir lagi setiap kali hujan deras," harap Elias.
Untuk saat ini, para petani hanya bisa pasrah sambil mencoba menyelamatkan sisa-sisa padi yang masih mungkin dibersihkan dari timbunan lumpur.
Editor : Sefnat Besie