Mesin Penyedot Air dan Pupuk Organik Milik Kelompok Tani Sehati Banopo Hanyut Terbawa Banjir
KEFAMENANU, iNewsTTU.id — Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT selama tiga jam pada Jumat sore, 28 November 2025, mengakibatkan kerusakan serius pada kebun Kelompok Tani Sehati Banopo, Dusun Banopo, Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan.
Hujan yang mulai turun sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 WITA itu memicu banjir yang menghanyutkan sejumlah fasilitas dan perlengkapan pertanian.
Kelompok tani yang merupakan binaan Frater Herman Tugas Ginting, OFM Conventual, mengalami kerugian besar akibat terjangan air.
Frater Herman Tugas Ginting mengatakan, salah satu kerugian paling mencolok adalah hanyutnya mesin penyedot air senilai Rp6 juta yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman hortikultura.
"Tidak hanya itu, banjir juga merusak batas ladang (kiki habis) serta mengangkut berbagai perlengkapan dapur milik kelompok tani"terang Frater Herman
Ia menambahkan, sejumlah kebutuhan pokok dan material pertanian pun ikut terseret, di antaranya beras, makanan ternak babi dan ayam, pupuk organik, serta rumah tempat pembuatan pupuk organik yang kondisinya nyaris roboh akibat terjangan air.
Salah satu Warga anggota kelompok tani mengaku kaget dengan cepatnya air naik hingga menyeret berbagai perlengkapan yang selama ini mereka pakai untuk bertani.
Mereka juga berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk memulihkan kerusakan dan kerugian yang dialami.
Hingga kini para anggota kelompok tani masih melakukan pembersihan dan menghitung total kerugian sambil berharap cuaca kembali bersahabat agar aktivitas pertanian dapat berjalan normal kembali.
Peristiwa yang sama juga pernah terjadi awal tahun ini, tanaman hortikultura milik kelompok tani ini hanyut tersapu banjir.
Upaya dari anggota kelompok tani menyampaikan kepada Pemerintah Daerah setempat untuk meminta bantuan juga tak digubris hingga saat ini.
Editor : Sefnat Besie