TNI Respons Video Viral, Tim Survey Pembangunan Jembatan di Timor Tengah Utara

*Sefnat Besie
TNI Respons Video Viral siswa Terjang banjir dan rencana bangun jembatan. (Foto: istimewa).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id —Ratusan siswa yang harus menerjang aliran banjir saat melintasi Kali Oelbaf di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), mendapat perhatian serius dari TNI. Kodim 1618/TTU langsung turun ke lokasi setelah video aktivitas anak-anak sekolah saat menyeberangi kawasan kali tersebut viral di media sosial.

Video berdurasi sekitar 30 detik itu memperlihatkan aktivitas anak-anak sekolah yang harus melintasi kawasan Kali Oelbaf, yang menjadi salah satu akses penting bagi warga di wilayah tersebut.

Merespons informasi tersebut, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, memerintahkan Danramil 1618-02/Miobar Kapten Inf Adolfo Mendonsa bersama Babinsa untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus melihat kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses penyeberangan yang selama ini menjadi persoalan bagi warga.

Danramil bersama Babinsa juga mendampingi Tim Zibang Kupang IX/1-A untuk meninjau kondisi medan dan geografis Kali Oelbaf sebagai bagian dari tahapan awal perencanaan pembangunan jembatan.

Hasil pengukuran menunjukkan jembatan beton yang direncanakan memiliki panjang sekitar 42 meter dan lebar 6 meter.

Rencana pembangunan jembatan tersebut dinilai penting karena akses di kawasan Kali Oelbaf tidak hanya digunakan anak-anak untuk pergi dan pulang sekolah. 

Jalur itu juga menjadi akses warga untuk menjalankan aktivitas sosial, mengangkut hasil kebun, hingga mendukung mobilitas tenaga kesehatan.

Bagi anak-anak sekolah, keberadaan jembatan menjadi kebutuhan mendesak, terutama ketika debit air meningkat. Kondisi kali yang sulit dilalui dapat membahayakan keselamatan siswa sekaligus menghambat akses mereka menuju sekolah.

Persoalan serupa juga dirasakan tenaga kesehatan yang harus menjangkau masyarakat di wilayah dengan medan cukup menantang. Akses yang aman diharapkan dapat memperlancar pelayanan kesehatan kepada warga.

Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto menegaskan, keselamatan dan kepentingan masyarakat menjadi perhatian TNI di wilayah.

“Setiap informasi yang menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat menjadi perhatian TNI di wilayah. Pengecekan lapangan merupakan langkah penting agar setiap rencana pembangunan benar-benar disiapkan berdasarkan kondisi nyata, kebutuhan warga, serta aspek teknis dan keamanan,” ujar Bambang.

Menurutnya, keterlibatan TNI tidak hanya dilakukan ketika pembangunan telah dimulai. TNI juga berupaya hadir sejak kebutuhan masyarakat ditemukan dan perlu dicarikan solusi.

“TNI hadir bukan hanya ketika pembangunan dimulai, tetapi sejak kebutuhan masyarakat ditemukan dan harus dicarikan jalan keluarnya. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar rencana pembangunan jembatan di Kali Oelbaf dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network