KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mulai ditata. Pemerintah Kabupaten TTU mengambil sejumlah langkah untuk mengurai kepadatan kendaraan yang sebelumnya mengular hingga mengganggu arus lalu lintas.
Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni mengatur waktu khusus bagi masyarakat yang membeli BBM untuk kebutuhan usaha atau pengisian dalam jumlah tertentu.
Ketentuan tersebut disepakati dalam rapat lintas sektor yang dipimpin Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu, di Aula Rumah Jabatan Wakil Bupati TTU, Kamis (20/8/2026).
Rapat digelar menyusul kondisi antrean kendaraan yang terjadi hampir sebulan terakhir dan berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di sekitar tiga SPBU di wilayah TTU.
Kamillus menegaskan, pemerintah tidak melarang masyarakat membeli BBM untuk kebutuhan usaha. Namun, pembelian tersebut perlu diatur agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
«“Kami tidak melarang, melainkan mengatur. Pembelian BBM untuk kebutuhan usaha atau pengisian khusus dialokasikan mulai pukul 16.00 hingga 20.00 WITA agar tidak berbenturan dengan pengguna jalan umum,” ujar Kamillus seusai rapat.»
Selain pengaturan waktu, Pemkab TTU juga menyiapkan langkah lain untuk mengatasi persoalan antrean BBM.
Pemkab TTU akan menyurati Pertamina NTT di Kupang untuk meminta penambahan kuota BBM dari batas yang saat ini disebut sebesar 16.000 kiloliter per tahun.
Pemerintah juga meminta agar pendistribusian BBM ke tiga SPBU dilakukan secara bersamaan. Kebijakan ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penumpukan kendaraan pada salah satu SPBU akibat distribusi yang tidak bersamaan.
Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemkab TTU, serta pengelola SPBU.
Di tengah kelangkaan BBM yang sempat terjadi, Pemkab TTU juga menyoroti harga BBM eceran yang mengalami kenaikan. Pemerintah mengimbau para pengecer agar tidak memanfaatkan kondisi tersebut untuk memperoleh keuntungan berlebihan, khususnya dari penjualan BBM bersubsidi jenis Pertalite.
Dengan sejumlah langkah tersebut, Pemkab TTU berharap antrean kendaraan di SPBU dapat terus terkendali, distribusi BBM berjalan lebih merata, serta aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas kembali normal.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
