Dugaan Pembiaran Penyelundupan BBM di Perbatasan RI–RDTL Jadi Sorotan Publik

*Sefnat Besie
Presidium GERMAS PMKRI Cabang Kefamenanu, Yohanes Niko Seran. Foto istimewa

Kefamenanu, iNewsTTU.id –Dugaan praktik penyelundupan BBM di tengah amcaman kekurangan energi menjadi perhatian Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu.

Melalui Presidium Gerakan Masyarakat (GERMAS) pihaknya menyoroti maraknya praktik penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) dari Indonesia menuju Timor Leste yang terjadi berulang dalam kurun waktu singkat.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, sejak 20 Maret 2026 hingga awal April, tercatat sedikitnya tiga kali aktivitas penyelundupan. Dalam setiap aksi, ditemukan empat jerigen berkapasitas 35 liter, sehingga total BBM yang berhasil diselundupkan diperkirakan mencapai 420 liter.

Presidium GERMAS PMKRI menilai, fenomena ini tidak lagi dapat dianggap sebagai kejadian sporadis, melainkan telah menunjukkan pola yang berulang dan cenderung sistematis. 

Bahkan, dalam sejumlah kasus, upaya penyelundupan justru berhasil digagalkan oleh aparat penjaga perbatasan Timor Leste, sementara di sisi Indonesia aktivitas tersebut kerap lolos tanpa hambatan berarti.

“Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait efektivitas pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia. Jika penyelundupan terus terjadi dan selalu berhasil melewati pos pengamanan, maka patut diduga adanya kelemahan dalam sistem pengawasan, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya pembiaran,” ujar Presidium GERMAS PMKRI.

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network