Tidur Tambahan: Setelah menunaikan ibadah sahur dan subuh, Anda dapat kembali tidur selama beberapa jam sebelum memulai rutinitas pagi.
2. Manfaatkan Kekuatan Qailullah
Konsep Qailullah atau tidur singkat di siang hari terbukti ampuh memulihkan energi yang terkuras.
Durasi Ideal: Cukup 20 menit saja.
Manfaat: Meningkatkan fokus dan konsentrasi kerja saat perut kosong.
Catatan: Hindari tidur siang terlalu lama karena justru dapat memicu rasa pusing dan membuat Anda sulit tidur di malam hari.
3. Perhatikan Menu Berbuka: Jangan Bebani Pencernaan
Kualitas tidur sangat dipengaruhi oleh apa yang Anda konsumsi saat berbuka. Untuk tidur yang lebih nyenyak, hindari:
Makanan Tinggi Lemak & Manis Berlebih: Membuat sistem pencernaan bekerja ekstra keras saat Anda seharusnya beristirahat.
Makanan Pedas: Berisiko memicu rasa panas di dada (heartburn) dan perut kembung.
Pilihlah menu yang seimbang dan lebih ringan agar tubuh lebih rileks saat memasuki waktu istirahat.
4. Ciptakan "Sanctuary" Tidur yang Nyaman
Lingkungan kamar memegang peran 50% dalam menentukan kualitas tidur seseorang. Pastikan kamar Anda:
Gelap dan Tenang: Membantu otak masuk ke fase tidur lebih cepat.
Sirkulasi Udara Baik: Suhu yang sejuk menjaga kenyamanan tubuh.
Bebas Gadget: Hindari ponsel atau televisi minimal 30 menit sebelum tidur. Paparan blue light dari layar dapat menghambat hormon melatonin, si pengatur siklus tidur alami manusia.
Dengan kombinasi pola tidur yang teratur, asupan nutrisi yang tepat, dan lingkungan yang mendukung, tubuh akan tetap bugar dan penuh energi sepanjang hari meski sedang berpuasa.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
