JAKARTA, iNewsTTU.id – Perubahan pola hidup selama bulan Ramadan seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama terkait waktu istirahat. Aktivitas sahur yang mengharuskan bangun di dini hari, ditambah kebiasaan begadang, kerap membuat tubuh terasa lemas dan kurang segar saat beraktivitas di pagi hari.
Agar ibadah tetap lancar dan produktivitas tidak terganggu, pengaturan strategi tidur yang tepat menjadi kunci utama. Berikut adalah panduan lengkap menjaga kualitas tidur selama bulan suci:
1. Strategi "Tidur Terbagi" yang Efektif
Meskipun waktu istirahat terpotong, kebutuhan total tidur harian harus tetap terpenuhi. Para ahli menyarankan pembagian waktu sebagai berikut:
Tidur Malam Utama: Usahakan tidur setidaknya 4 jam setelah berbuka puasa atau tarawih. Ini memberikan waktu bagi tubuh untuk fase istirahat mendalam sebelum bangun sahur.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
