Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siapkan Strategi Hadapi Kemarau, Ini Langkah Perumda Tirta Cendana Atasi Ketersediaan Air
Advertisement . Scroll to see content

Panen Jagung Rutan Kefamenanu Jadi Bukti Ketahanan Pangan di Tengah Musim Kering

Senin, 05 Oktober 2026 | 11:18 WIB
  • author *Sefnat Besie
Panen Jagung Rutan Kefamenanu Jadi Bukti Ketahanan Pangan di Tengah Musim Kering
Kepala Rutan Kelas IIB Kefamenanu Muhamad Nurseha bersama petani dan penyuluh pertanian saat panen raya jagung program ketahanan pangan di lahan Rutan Kefamenanu, Kelurahan Kefamenanu Selatan, Senin (5/10/2026). (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar panen raya jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan, sarana Asimilasi dan Edukasi, Senin (5/10/2026).

Panen tersebut dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Kefamenanu, Muhamad Nurseha, di lahan pertanian milik Rutan yang berada di Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Lahan yang dikelola untuk pertanian tersebut memiliki luas hampir satu hektare. Dari total lahan itu, sekitar 0,80 hektare dimanfaatkan untuk budidaya jagung hibrida.

Pengembangan pertanian ini dilakukan Rutan Kefamenanu melalui kerja sama dengan petani lokal, Mohamad Tri Chahyono atau yang akrab disapa Mas Cahyo. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan negara yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

Muhamad Nurseha mengatakan, program tersebut tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan.

"Kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama dengan Dinas Pertanian dan para penyuluh yang terus mendampingi. Di samping pembinaan yang ada di Rutan, kami juga melaksanakan pembinaan kemandirian berupa ketahanan pangan," ujar Nurseha.

Menurutnya, pemanfaatan lahan Rutan untuk pertanian sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain jagung, Rutan Kefamenanu juga mengembangkan berbagai kegiatan produktif lainnya, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), produksi makanan, kerajinan, hingga budidaya tanaman hortikultura berupa sayur-sayuran.

Nurseha menyebut hasil pengembangan hortikultura sebelumnya juga telah memberikan hasil positif. Bahkan, Rutan Kefamenanu sempat mewakili Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di NTT dalam kegiatan panen raya.

"Di tengah kondisi kering seperti sekarang, kita tetap menanam jagung dan puji syukur bisa panen. Ini juga berkat kerja sama kelompok tani, Dinas Pertanian dan teman-teman penyuluh," katanya.

Ia berharap kerja sama tersebut terus berlanjut, termasuk dukungan sarana dan prasarana pertanian agar pemanfaatan lahan dapat diperluas.

"Kalau ini berhasil, nanti kita bisa melebar ke lahan di sebelah sana. Potensinya masih cukup besar untuk mendukung ketahanan pangan," ujarnya.

Lebih jauh, Nurseha mengatakan pemanfaatan lahan tersebut juga diproyeksikan menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan, termasuk membuka peluang kerja bagi mereka setelah selesai menjalani masa pidana.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut