Janji Huntap Belum Terwujud, Penyintas Lewotobi Terus Bertahan di Pengungsian
Flores Timur, iNewsTTU.id- Hampir dua tahun setelah erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki memaksa ribuan warga mengungsi, sebagian penyintas hingga kini masih bertahan di hunian sementara (huntara) di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur.
Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi sehari-hari, pembangunan hunian tetap (huntap) masih tersandera penyelesaian administrasi lahan.
Kondisi di lokasi huntara masih jauh dari layak untuk ditempati dalam jangka panjang. Ketersediaan air bersih terbatas, fasilitas sanitasi belum memadai, dan ruang tinggal yang sempit. Aktivitas pendidikan anak-anak penyintas pun belum sepenuhnya berjalan optimal.
Di tengah situasi tersebut, pemerintah daerah terus berupaya mempercepat proses penyediaan huntap. Namun, berbagai urusan administratif, terutama terkait status dan legalitas lahan, masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.
Dalam rapat koordinasi bersama instansi terkait pada Selasa, 9 Juni 2026, pemerintah daerah menempatkan percepatan penyelesaian aspek administrasi dan teknis pembangunan huntap sebagai agenda utama. Fokus pembahasan diarahkan pada penetapan lokasi Todo di Desa Lewolaga seluas 28,14 hektare yang diprioritaskan untuk pembangunan tahap pertama.
Editor : Sefnat Besie