BBWS NT II Salurkan 105 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di NTT
KUPANG,iNewsTTU.id-- Menghadapi puncak musim kemarau yang mengakibatkan sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur mengalami krisis air bersih, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BBWS NT II) mengintensifkan berbagai langkah penanganan. Mulai dari pendistribusian air bersih hingga memastikan seluruh infrastruktur sumber daya air berfungsi optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BBWS NT II, Frengky Welkis, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dalam menghadapi kondisi darurat kekeringan yang terjadi di NTT.
Menurutnya, seluruh jajaran BBWS NT II mengedepankan langkah cepat melalui strategi "Cari, Temukan, dan Eksekusi" agar setiap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih dapat segera ditangani.
"Instruksi dari Bapak Dirjen SDA Kementerian PU jelas. Dalam kondisi darurat kekeringan, kita harus hadir di tengah masyarakat. Tim kami sudah turun ke Kabupaten Kupang, Kota Kupang, hingga wilayah Flores untuk mendistribusikan air bersih sekaligus melakukan normalisasi fasilitas sumber daya air yang mendukung ketersediaan air bagi masyarakat sesuai kondisi kekeringan yang telah ditetapkan BMKG," ujar Frengky di Kupang, Jumat (31/7/2026).
Selain menyalurkan bantuan air bersih, BBWS NT II juga melakukan serangkaian upaya mitigasi untuk mengurangi dampak kekeringan di berbagai daerah.
Salah satunya dengan melakukan monitoring terhadap seluruh infrastruktur sumber daya air yang menjadi kewenangan BBWS NT II. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bendungan, embung, jaringan irigasi, dan fasilitas pendukung lainnya tetap berfungsi optimal selama musim kemarau.
BBWS NT II juga menerapkan pola operasi khusus pada seluruh aset infrastruktur sumber daya air sesuai kondisi tahun kering, sehingga distribusi air dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Di sisi lain, pendistribusian air bersih terus dilakukan menggunakan mobil tangki ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air. Sejak 24 Juli 2026, BBWS NT II telah menyalurkan sedikitnya 105.000 liter air bersih kepada masyarakat di tiga kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian, BBWS NT II juga terus mempercepat pembangunan maupun perbaikan jaringan irigasi, baik yang memanfaatkan sumber air permukaan melalui bendung maupun Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT).
Melalui berbagai langkah tersebut, BBWS NT II berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi sekaligus meminimalkan dampak kekeringan terhadap aktivitas masyarakat dan sektor pertanian selama musim kemarau berlangsung.
Editor : Sefnat Besie