Pascabentrok Berdarah di Adonara, Brimob Polda NTT Jaga Ketat di Lokasi
Konflik serupa juga sempat terjadi pada Maret 2026. Saat itu lima warga mengalami luka tembak, sementara enam rumah rusak dan terbakar akibat bentrokan.
Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengatakan aparat keamanan masih terus melakukan pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Polisi juga meminta masyarakat tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun informasi yang belum tentu benar, serta menahan diri dari tindakan yang dapat memperkeruh situasi,“
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang belum terverifikasi, serta menahan diri dari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
“Percayakan proses penanganan kepada aparat keamanan, karena keselamatan, keamanan, dan kedamaian masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Octorio Putra.
Editor : Sefnat Besie