Pembangunan 30 Rumah Warga Miskin Oleh Pemerintah Dikebut, 8 Unit Siap Huni
KEFAMENANU, iNewsTTU.id–Pembangunan 30 Rumah Warga Miskin di Kabupaten Timor Tengah Utara NTT saat ini terus dikebut, dari 30 unit itu sebanyak 8 unit sudah siap untuk dihuni.
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) terus mempercepat penyelesaian program rumah layak huni terima kunci plus sanitasi tahun anggaran 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PRKPP TTU, Gregorius Nai, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 ditetapkan sebanyak 30 unit rumah layak huni yang dibagi dalam dua program.
“Dari 30 unit ini, enam unit dialokasikan untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang merupakan urusan wajib. Itu khusus untuk korban bencana alam dan relokasi program strategis nasional,” jelas Gregorius.
Dari enam unit tersebut, empat unit diperuntukkan bagi korban bencana alam, yakni tiga unit di Desa Naob dan satu unit di Desa Kiuola. Sementara dua unit relokasi program strategis nasional masing-masing berada di Desa Manusasi dan Desa Tasinifu.
Untuk progresnya, Gregorius memastikan satu unit di Manusasi telah rampung 100 persen dan siap serah terima dalam minggu ini. Desa Kiuola juga ditargetkan selesai dalam waktu dekat, sedangkan Naob dan Tasinifu masih membutuhkan tambahan waktu.

Sementara itu, sebanyak 24 unit lainnya merupakan program reguler yang dialokasikan oleh Bupati TTU. Unit-unit tersebut tersebar di sejumlah desa.
“Yang sudah siap serah terima saat ini ada delapan unit, yakni dua unit di Fafinesu C, tiga unit di Humusuwini, dan tiga unit di Benus,” terangnya.
Sedangkan desa lain seperti Lanaus (2 unit), Sainiup (1 unit), Kuanek (1 unit), Tasinifu (3 unit), dan Tubuhue (1 unit) masih dalam tahap pengerjaan.
Rata-rata progres pembangunan telah mencapai tahap pemasangan atap dan tinggal pekerjaan plester serta finishing.
Editor : Sefnat Besie