get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalan Rusak di KM 70 Takari Segera Diperbaiki, Kontrak Rp5,5 Miliar Telah Diteken

Pemerhati Nilai Polres Sabu Raijua Sedang Main Mata

Kamis, 25 April 2024 | 09:10 WIB
header img
Masyarakat Adat Liae. Foto :istimewa

SABU RAIJUA, iNewsTTU.id-- Kepolisian Resort Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur saat ini tengah menjadi perhatian Publik karena dinilai lamban dalam menangani kasus yang dilaporkan masyarakat, dimana kasus tersebut dilaporkan sejak bukan september 2023 lalu namun penanganannya tak pernah kunjung kelihatan.

Kasus tersebut merupakan kasus pengrusakan hutan oleh oknum tak bertanggungjawab mengatasnamakan adat yang berinisial JLR.

Sementara itu Pemerhati Budaya Nestapa Collel Udju Lulu minta agar polisi jangan main-main dengan kasus itu, sebab bicara hutan, juga akan berbicara soal paru-paru bumi ini.

"Saya harap agar Aparat Penegak Hukum (Polisi) jangan main-main dengan kasus ini. Karena seperti yang kita tahu, merusak hutan sama dengan merusak paru-paru dunia," Ujar Nesta

Selain itu salah satu warga kecamatan liae kabupaten sabu raijua provinsi Nusa Tenggara Timur yang enggan menyebutkan namanya juga berharap agar pelaku pengrusak hutan dapat di tindak sesuai aturan yang berlaku.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut