Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Pemerkosaan Anak di Hotel Setia Atambua, Polres Belu Tetapkan 3 Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Pengacara Kondang NTT Sebut Kasus Pencurian di Toko LHB Terorganisir, Bisa Dikenai Pasal Penyertaan

Senin, 04 Maret 2024 | 15:29 WIB
  • author Isto Santos
Pengacara Kondang NTT Sebut Kasus Pencurian di Toko LHB Terorganisir, Bisa Dikenai Pasal Penyertaan
Pengacara, Melkianus Conterius Seran, SH., MH (Foto: Istimewa).

ATAMBUA, iNewsTTU.id - Pengacara terkemuka Nusa Tenggara Timur (NTT), Melkianus Conterius Seran, SH., M.H, mengungkapkan bahwa kasus pencurian barang-barang di Toko LHB Atambua, Kabupaten Belu tidak hanya sekadar tindak kejahatan biasa, melainkan terorganisir dengan baik.

Dalam penjelasannya, Seran menyatakan bahwa penerapan hukum terhadap kasus ini tidak hanya mengacu pada Pasal 362 KUHP tentang delik pencurian, tetapi juga termasuk Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP tentang delik penyertaan.

Menurut Seran, pidana penyertaan terbagi menjadi tiga kategori, yaitu pleger, doenpleger, dan medepleger. Pleger merupakan orang yang secara langsung melakukan perbuatan pencurian, sementara doenpleger adalah orang yang menyuruh melakukan tindakan tersebut.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut