“Dari jumlah itu, Rp53 miliar direncanakan untuk infrastruktur jalan di dalam kota,” jelas Kristoforus saat memberikan tanggapan dalam dialog bersama warga.
Menurutnya, rencana tersebut diharapkan dapat membantu menjawab kebutuhan pembangunan jalan di wilayah perkotaan, termasuk usulan yang telah disampaikan masyarakat.
Namun, ia tidak memberikan janji berlebihan kepada warga dan menegaskan bahwa aspirasi tersebut perlu dikomunikasikan serta diperjuangkan sesuai mekanisme perencanaan dan kemampuan anggaran pemerintah.
Air Bersih dan Kebutuhan Kelompok Tani
Dalam kesempatan yang sama, Kristoforus juga menanggapi aspirasi mengenai kebutuhan air bersih.
Ia menyatakan akan membawa persoalan tersebut dalam rapat kerja bersama instansi terkait agar kebutuhan pelayanan air masyarakat dapat dibahas lebih lanjut.
Selain itu, ia menyampaikan perkembangan usulan bantuan bagi Kelompok Tani KWT Nunapa, termasuk bantuan alat pertanian berupa traktor yang sebelumnya telah diusulkan.
Kristoforus menjelaskan bahwa bantuan bagi kelompok tani perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.
Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu meningkatkan kegiatan pertanian masyarakat.
Melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi warga Maubeli diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dan tindak lanjut bersama pemerintah daerah serta instansi terkait, terutama menyangkut perbaikan infrastruktur dasar, penerangan jalan, dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Agustinus Nahak anggota DPRD NTT juga hadir dalam reses tersebut.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
