KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Warga Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan sejumlah keluhan terkait infrastruktur jalan, jembatan, lampu penerangan jalan, hingga pelayanan air bersih dari PDAM.
Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam kegiatan reses anggota DPRD TTU, Kristoforus Boy Batu, yang merupakan anggota Komisi II DPRD TTU dan membidangi sektor pertanian, peternakan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan reses berlangsung di rumah Ketua RT 28, Kelurahan Maubeli, Benediktus Atolan, Kamis (22/10/2026).
Dalam dialog bersama warga, Okto Metkono menyoroti kondisi jalan yang dinilai kurang memadai, termasuk jembatan yang menjadi akses penting bagi anak-anak sekolah dan warga yang hendak menuju gereja.
Ia juga meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan lampu penerangan jalan demi menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.
Okto berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat pada kawasan tertentu, tetapi juga menjangkau lingkungan permukiman warga yang selama ini membutuhkan perhatian.
“Kalau bisa, pengaspalan jalan atau hotmix jangan hanya menuju rumah pejabat seperti Ketua DPRD, tetapi juga untuk kami masyarakat,” ungkapnya dalam dialog tersebut.
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, warga turut menyoroti pelayanan PDAM, khususnya sambungan jaringan pipa air bersih yang belum dilanjutkan ke sejumlah wilayah.
Warga berharap Kristoforus dapat meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak PDAM agar masyarakat yang membutuhkan bisa memperoleh akses layanan air bersih.
Keluhan serupa disampaikan Flori Toh yang meminta pemerintah memperhatikan akses jalan dan jembatan di wilayah mereka agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
Kristoforus Boy Batu Tanggapi Aspirasi Warga
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kristoforus Boy Batu mengatakan aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait.
Terkait kebutuhan lampu penerangan jalan, ia menjelaskan bahwa usulan serupa juga telah disampaikan warga di lokasi lain. Karena itu, ia berharap kebutuhan tersebut dapat dipersiapkan dan diperjuangkan melalui perencanaan anggaran berikutnya.
Sementara mengenai perbaikan jalan dan jembatan, Kristoforus menjelaskan bahwa sejumlah rencana pembangunan infrastruktur di wilayah Kota Kefamenanu sebelumnya telah dibahas, tetapi menghadapi kendala keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi pemerintah.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah sedang mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar, yang telah mendapat persetujuan seluruh fraksi di DPRD TTU.
“Dari jumlah itu, Rp53 miliar direncanakan untuk infrastruktur jalan di dalam kota,” jelas Kristoforus saat memberikan tanggapan dalam dialog bersama warga.
Menurutnya, rencana tersebut diharapkan dapat membantu menjawab kebutuhan pembangunan jalan di wilayah perkotaan, termasuk usulan yang telah disampaikan masyarakat.
Namun, ia tidak memberikan janji berlebihan kepada warga dan menegaskan bahwa aspirasi tersebut perlu dikomunikasikan serta diperjuangkan sesuai mekanisme perencanaan dan kemampuan anggaran pemerintah.
Air Bersih dan Kebutuhan Kelompok Tani
Dalam kesempatan yang sama, Kristoforus juga menanggapi aspirasi mengenai kebutuhan air bersih.
Ia menyatakan akan membawa persoalan tersebut dalam rapat kerja bersama instansi terkait agar kebutuhan pelayanan air masyarakat dapat dibahas lebih lanjut.
Selain itu, ia menyampaikan perkembangan usulan bantuan bagi Kelompok Tani KWT Nunapa, termasuk bantuan alat pertanian berupa traktor yang sebelumnya telah diusulkan.
Kristoforus menjelaskan bahwa bantuan bagi kelompok tani perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.
Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu meningkatkan kegiatan pertanian masyarakat.
Melalui kegiatan reses ini, berbagai aspirasi warga Maubeli diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan dan tindak lanjut bersama pemerintah daerah serta instansi terkait, terutama menyangkut perbaikan infrastruktur dasar, penerangan jalan, dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Agustinus Nahak anggota DPRD NTT juga hadir dalam reses tersebut.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
