Krisis Air Bersih di Wairbura, Warga Terpaksa Minum Air Bercampur Abu Vulkanik

Frederikus K. Dokeng
Warga Wairbura Sikka mengambil air dari sumber mata air untuk kebutuhan sehari - hari. ( Foto : Istimewa)

SIKKA, iNewsTTU.id.- Krisis air bersih masih menjadi persoalan yang dihadapi warga Dusun Wairbura, Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di tengah keterbatasan akses air bersih, warga terpaksa memanfaatkan sumber mata air yang berada di balik tebing di pinggir kampung. Namun, kondisi sumber air tersebut kini berubah.

Air yang sebelumnya disebut jernih dan tidak berkapur, kini mengandung kapur serta bercampur abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga harus berjalan menuju sumber mata air dan mengambil air secara manual menggunakan wadah. Air dari kolam mata air tersebut kemudian dibawa pulang untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari minum, memasak, mandi hingga mencuci.

Salah seorang warga Dusun Wairbura, Maria Hebo, mengatakan persoalan kesulitan air bersih telah dirasakan masyarakat sejak jaringan PDAM di wilayah tersebut ditutup.

Menurut Maria, sebagian warga mengalami kesulitan membayar tagihan air. Namun, ia menyebut warga yang telah membayar tagihan juga mengalami persoalan serupa karena jaringan air tetap ditutup.
“Kondisi kesulitan air bersih ini sudah kami alami sejak tahun 2020,” ujar Maria, Senin (10/8/2026).

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network