KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukanlah hadiah maupun kebanggaan pribadi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Yosep saat melantik dan mengambil sumpah janji 27 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU, Rabu (23/9/2026).
“Jabatan ini tidak dapat dibeli dan juga tidak dapat diwariskan, tetapi harus dibangun melalui integritas, dibuktikan melalui tindakan, dan dipertanggungjawabkan melalui pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat,” tegasnya.
Pengisian Jabatan Berdasarkan Sistem Merit
Bupati menjelaskan, pengisian jabatan tersebut dilaksanakan berdasarkan prinsip merit system, dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan integritas aparatur sipil negara (ASN).
Menurutnya, penerapan prinsip merit memberikan ruang bagi pengembangan karier ASN, peningkatan kompetensi dan kinerja, serta penguatan profesionalitas aparatur.
Namun, ia mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada para pejabat bukan sekadar simbol kedudukan, melainkan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.
“Saudara dilantik bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Saudara diberikan kewenangan bukan untuk mencari kemudahan bagi diri sendiri, tetapi untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” katanya.
Minta Pejabat Fokus pada Hasil Kerja
Bupati Yosep meminta para pejabat administrator mampu memimpin, mengoordinasikan, dan memastikan setiap program berjalan efektif serta mencapai sasaran.
Sementara itu, pejabat pengawas diminta hadir secara langsung dalam mengawasi pelaksanaan pekerjaan, menjaga disiplin, dan memastikan setiap tugas dilaksanakan sesuai ketentuan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten TTU membutuhkan aparatur yang tidak hanya mampu berbicara tentang program, tetapi juga dapat bekerja, menyelesaikan persoalan, mengambil keputusan secara tepat, dan mempertanggungjawabkan hasil kerjanya.
“Saya tidak ingin pejabat yang hanya pandai berbicara tentang program, tetapi lemah dalam pelaksanaannya. Saya membutuhkan aparatur yang bekerja, yang mampu menyelesaikan masalah, yang berani mengambil keputusan secara benar, dan yang dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjanya,” tegas Bupati.
Pelayanan Publik Harus Cepat dan Transparan
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
