Lakmas Cendana Wangi Desak Audit Lingkungan Pertambangan Emas di Miomaffo Barat

*Sefnat Besie
Lokasi tambang Emas di Desa Noenasi Kecamatan Miomaffo Tengah yang sempat jadi polemik. Foto: Istimewa

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Penghentian aktivitas pertambangan emas di wilayah Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dinilai belum cukup untuk memastikan keamanan lingkungan dan masyarakat. 

Viktor Manbait, Direktur Lakmas Cendana Wangi NTT mendesak pemerintah segera melakukan audit lingkungan secara menyeluruh di lokasi pertambangan.

Lakmas Cendana Wangi NTT mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah TTU yang telah mengambil sikap menghentikan aktivitas pertambangan emas di wilayah tersebut.

Namun, penghentian aktivitas pertambangan, menurut Lakmas, harus segera diikuti dengan pemeriksaan kondisi lingkungan guna mengetahui tingkat risiko serta kemungkinan dampak yang telah ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah daerah menghentikan aktivitas pertambangan emas di Miomaffo Barat. Tetapi penghentian saja tidak cukup. Kalau ada dugaan penggunaan merkuri, harus diperiksa secara serius melalui pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan,” demikian disampaikan Lakmas Cendana Wangi NTT.

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network