KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Rumah sederhana ini adalah tempat terakhir Nenek Elizabeth akan menghabiskan sisa hidupnya, rumah sederhana ini pula adalah tempat ia menyambut uluran tangan sesama.
Rambutnya telah memutih, penglihatannya mulai samar, dan di usianya yang senja ia hidup tanpa penghasilan tetap. Bahkan, untuk berjalan sehari-hari, Nenek Elisabeth kerap tanpa alas kaki.
Namun di tengah keterbatasan itu, senyum selalu menghiasi wajahnya setiap kali Frater Herman Tugas Ginting OFMConv datang berkunjung.
Dengan mengenakan pakaian sederhana, bahkan tak jarang hanya memakai celana pendek sambil memikul sembako di pundaknya, Frater Herman menyusuri jalan-jalan kampung untuk mengantarkan bantuan langsung ke rumah para lansia.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
