Video berdurasi singkat yang beredar luas melalui grup aplikasi percakapan WhatsApp sejak Minggu (24/5/2026) itu memperlihatkan para korban dalam kondisi tidak berdaya. Mereka tampak diikat menggunakan tali nilon pada bagian tangan, kaki, pinggang hingga leher.
Dalam rekaman tersebut, salah satu korban terlihat tanpa busana, sementara korban lainnya mengalami luka pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah. Korban lain juga tampak mengalami penganiayaan berat secara bertubi-tubi.
Peristiwa itu memicu perhatian dan kecaman masyarakat karena dinilai sebagai tindakan main hakim sendiri yang tidak manusiawi.
Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan terus berjalan guna mengungkap pelaku serta motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
