Amankan Demo di Kupang, Dua Anggota Polda NTT Terluka Kena Lemparan Batu

*Sefnat Besie
Dua anggota polisi Polda NTT terluka akibat lemparan batu saat amankan aksi unjuk rasa gabungan Cipayung Plus Kota Kupang. (Foto: Istimewa).

“Personel Polda NTT dan Polresta Kupang Kota sejak awal mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan ruang kepada massa aksi untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan tertib. Namun situasi berkembang dinamis ketika massa memaksa masuk ke area Kantor Gubernur,” ujarnya.

Aksi dimulai sekitar pukul 13.00 WITA di depan Mapolda NTT sebelum massa bergerak menuju Kantor Gubernur NTT sambil menyampaikan berbagai tuntutan, mulai dari isu TPPO, pendidikan, buruh, program MBG hingga kebijakan operasional kendaraan pick up di NTT.

Situasi memanas ketika massa yang belum mendapat respons dari pemerintah daerah mencoba menerobos pintu gerbang Kantor Gubernur NTT dan melakukan pengrusakan. Aparat kepolisian kemudian melakukan langkah pengendalian massa sesuai SOP guna mencegah situasi semakin tidak terkendali.

Dalam insiden tersebut, Bripka Yusuf Marsel Sunbanu dari Samapta Polresta Kupang Kota mengalami luka robek pada bagian pelipis akibat lemparan batu dan harus mendapat tiga jahitan dari tim medis Biddokes Polda NTT.

Sementara itu, Bripda Lalu Muhammad Radja Maulidhi dari Ditsamapta Polda NTT mengalami luka robek pada bagian pipi kanan saat melakukan pengamanan aksi.
Selain anggota kepolisian, beberapa peserta aksi juga dilaporkan mengalami luka-luka ketika kericuhan terjadi.

Editor : Sefnat Besie

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network