Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Persiapan Pasar Perbatasan PLBN Napan Dimatangkan, Launching Dijadwalkan 14 Agustus 2026
Advertisement . Scroll to see content

Warga Dalehi Minta Pos Polisi dan CCTV untuk Tekan Gangguan Kamtibmas

Jum'at, 25 September 2026 | 15:07 WIB
  • author *Sefnat Besie
Warga Dalehi Minta Pos Polisi dan CCTV untuk Tekan Gangguan Kamtibmas
Suasana jumat curhat di dalehi warga minta pembangunan pos polisi dan pemasangan CCTV. (Foto: iNewsTTU.id/Sefnat).

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Warga Dalehi, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta kepolisian membangun satu pos polisi di kawasan ujung Jembatan Dalehi.

Permintaan tersebut disampaikan warga dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar Polres TTU di Jalan Hasanudin Kilometer 4 Kefamenanu, Cabang Dalehi, Kelurahan Maubeli, Jumat (25/9/2026).

Warga menilai keberadaan pos polisi dibutuhkan untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di kawasan persimpangan Dalehi yang menjadi titik pertemuan warga dan anak-anak muda dari berbagai wilayah.

Salah satu warga, Yopi Ndun, mengatakan usulan pembangunan pos polisi di kawasan tersebut telah disampaikan berulang kali dalam berbagai kesempatan, termasuk melalui Musrenbang.

Menurutnya, kawasan Dalehi merupakan jalur yang cukup ramai karena menjadi persimpangan yang dilalui masyarakat dari sejumlah wilayah.

"Kami membutuhkan satu pos jaga di sini. Kebetulan di sini ada tanah yang bisa dihibahkan untuk pembangunan pos," ujar Yopi dalam kegiatan Jumat Curhat.

Ia mengatakan keberadaan pos polisi diharapkan dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Yopi menegaskan, warga tidak bermaksud memberi stigma bahwa Dalehi merupakan kawasan yang identik dengan tindak kejahatan. 

Namun, menurut dia, kawasan tersebut kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda dari berbagai wilayah sehingga berpotensi menimbulkan keributan.

"Kami tidak mau bilang di sini kumpulan orang-orang yang suka buat keributan. Tetapi kebetulan di sini tempat orang nongkrong, maka sering terjadi keributan. Lebih banyak diakibatkan orang dari luar," katanya.

Selain pembangunan pos polisi, warga juga meminta kepolisian meningkatkan patroli, terutama pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari.

Hal itu dinilai penting karena aktivitas pesta yang berlangsung pada malam hari kerap diikuti kepulangan warga pada dini hari. 

Warga mengkhawatirkan adanya pengendara yang mabuk, keributan hingga kecelakaan lalu lintas.

"Kalau bisa ada patroli setiap tengah malam atau hampir subuh, khususnya hari Jumat," ujar Yopi.

Warga Usul Pemasangan CCTV

Permintaan serupa disampaikan Agung Sumarsono. Ia mengusulkan agar kawasan Cabang Dalehi juga dipasangi kamera pengawas atau CCTV.

Menurut Agung, CCTV dapat membantu kepolisian memantau aktivitas masyarakat, khususnya pergerakan anak muda yang mencurigakan serta potensi gangguan keamanan di kawasan tersebut.

Agung mengaku memiliki pengalaman setelah memasang CCTV secara mandiri di sekitar lokasi. 

Menurutnya, keberadaan kamera pengawas membuat aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban berkurang.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut