Pemulihan Pascabencana Flores Timur Diperkirakan Butuh Anggaran Rp929,29 Miliar
FLORES TIMUR, iNewsTTU.id. Pemerintah Kabupaten Flores Timur memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana mencapai Rp929,29 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pemulihan sektor perumahan, infrastruktur, sosial, ekonomi, hingga berbagai sektor lain yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, gempa bumi, dan konflik sosial.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, saat menerima kunjungan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jarwansyah, bersama tim BNPB di Aula Rumah Jabatan Bupati Flores Timur, Jumat (17/7/2026).
"Rencana rehabilitasi dan rekonstruksi untuk perumahan, infrastruktur, sosial, ekonomi, dan lintas sektor mencapai Rp929,290 miliar," ujar Ignasius.
Menurutnya, pemerintah daerah terus mempercepat penanganan korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dengan menyiapkan dua kawasan hunian sementara (huntara). Berdasarkan SK Bupati Agustus 2025, sebanyak 1.245 kepala keluarga terdampak erupsi telah masuk dalam program penanganan.
Data terbaru menunjukkan jumlah warga terdampak meningkat menjadi 2.310 kepala keluarga. Sebanyak 2.072 KK masih tinggal di hunian sementara, sedangkan 238 KK memilih program relokasi mandiri.
Pemkab Flores Timur juga telah menyiapkan proposal pembangunan rumah bagi warga yang memilih relokasi mandiri. Dari tahap awal pembangunan, delapan unit rumah telah dibangun dan tiga unit di antaranya selesai dikerjakan.
Editor : Sefnat Besie