Empat Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Didalami Tim Gabungan
"Nanti akan kita klarifikasi bila sudah dapat keterangan yang akurat, supaya tidak simpang siur informasinya," ujarnya singkat.
Menanggapi kejadian itu, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono langsung melakukan koordinasi intensif.
Kedua institusi sepakat mengedepankan penanganan yang profesional, objektif, dan transparan dengan membentuk tim gabungan dari Propam Polda NTT dan POM AD guna mengungkap fakta sebenarnya.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa insiden tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman yang terjadi setelah acara syukuran berakhir.
"Acara berlangsung aman dan penuh suasana kekeluargaan. Namun setelah kegiatan selesai dan memasuki dini hari terjadi kesalahpahaman komunikasi yang kemudian memicu gesekan spontan antar beberapa anggota di lapangan," jelasnya.
Menurut Henry, personel yang berada di lokasi segera mengambil langkah cepat untuk meredam situasi agar tidak berkembang lebih luas.
Meski peristiwa ini menyita perhatian publik, Polda NTT dan Kodam IX/Udayana menegaskan bahwa hubungan TNI dan Polri di Nusa Tenggara Timur tetap solid dan tidak terganggu oleh insiden tersebut.
Kapolda NTT dan Pangdam IX/Udayana disebut memiliki komitmen yang sama untuk menyelesaikan persoalan berdasarkan fakta hukum tanpa mengorbankan semangat persaudaraan yang selama ini terjalin.
"Hubungan persaudaraan, kekompakan, dan sinergitas TNI-Polri tetap terjaga dengan sangat baik. Kami terus berkoordinasi secara intensif untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijaksana dan profesional," tegas Henry.
Sementara itu, Kapolres Manggarai Barat bersama jajaran Kodim terus melakukan pemantauan dan komunikasi aktif guna memastikan situasi keamanan di Labuan Bajo tetap kondusif, termasuk menjamin kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke destinasi super prioritas tersebut.
Editor : Sefnat Besie