ETMC 2026 di Flores Timur Siap Digelar, 500 Penari Hedung Bakal Meriahkan Pembukaan
LARANTUKA, iNewsTTU.id – Pemerintah Kabupaten Flores Timur mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November mendatang. Selain menyiapkan sarana pertandingan, pemerintah daerah juga menargetkan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penampilan massal Tarian Hedung saat pembukaan turnamen.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, di ruang rapat Bupati Flores Timur, Selasa (9/6/2026). Rapat membahas pembentukan kepanitiaan sekaligus langkah awal persiapan penyelenggaraan ETMC yang akan diikuti puluhan klub sepak bola dari berbagai kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur.
Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli, resmi ditunjuk sebagai Ketua Panitia ETMC Flores Timur 2026. Sementara susunan kepanitiaan secara keseluruhan masih akan disempurnakan berdasarkan masukan dari Sekretaris Daerah dan peserta rapat sebelum diumumkan secara resmi.
Bupati Doni Dihen menegaskan bahwa pembentukan panitia merupakan langkah awal yang sangat penting mengingat waktu persiapan yang tersisa hanya sekitar lima bulan. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat bekerja maksimal agar Flores Timur mampu menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta maupun suporter.
Ketua KONI Flores Timur, Yitno Wada, dalam kesempatan tersebut memaparkan sejumlah kebutuhan mendasar yang harus segera dipersiapkan. Menurutnya, keberhasilan ETMC tidak hanya ditentukan oleh jalannya pertandingan di lapangan, tetapi juga kesiapan fasilitas pendukung seperti penginapan, transportasi, keamanan, hingga pusat kuliner.
"Untuk lapangan yang akan digunakan selama ETMC, akan diupayakan untuk menyiapkan tiga lokasi, yakni Lapangan Gawerato, Lapangan Ile Mandiri dan Lapangan Ape Buan. Ketiga lapangan tersebut mungkin masih memiliki berbagai kekurangan, tetapi dengan waktu persiapan kurang lebih lima bulan, saya optimistis semuanya dapat dipersiapkan dengan baik," ujar Yitno.
Rencananya, dua lapangan yang berada di Kota Larantuka akan digunakan untuk pertandingan babak penyisihan. Sementara Lapangan Ape Buan di Pulau Adonara dipersiapkan untuk menggelar pertandingan babak 16 besar hingga fase-fase penentuan lainnya.
Bupati Doni menekankan bahwa ETMC 2026 harus dipersiapkan secara serius dan profesional. Menurutnya, keterbatasan yang ada tidak boleh dijadikan alasan untuk bekerja setengah hati, melainkan menjadi motivasi untuk menunjukkan kemampuan Flores Timur sebagai tuan rumah yang layak dan membanggakan.
Editor : Sefnat Besie