Datangkan LPG dari Kupang, Dapur MBG Yabiku Kembali Beroperasi Layani 2.873 Siswa di Kefamenanu
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan pihaknya terus berkomitmen menjaga kelancaran pasokan dan distribusi LPG di wilayah Kabupaten TTU.
Ia menjelaskan, saat ini pasokan LPG NTT masih disuplai dari Kota Surabaya. Namun, terdapat kendala distribusi akibat proses penertiban dan pengawasan oleh aparat di Pelabuhan Surabaya.
“Pekan lalu dilakukan penertiban terkait potensi penyalahgunaan LPG, termasuk pemeriksaan angkutan ekspedisi. Hal ini berdampak pada keterlambatan pemuatan kontainer selama 4–5 hari di Pelabuhan Surabaya,” jelas Ahad.
Ia menambahkan, hari ini telah masuk suplai LPG sebanyak satu kontainer dengan total 660 tabung, terdiri dari 560 tabung LPG 12 kg dan 100 tabung LPG 5,5 kg.
“Dengan masuknya suplai ini, diharapkan kebutuhan LPG masyarakat TTU dan sekitarnya dapat kembali terpenuhi,” tambahnya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG melalui agen resmi atau outlet Pertamina guna mendapatkan harga sesuai ketentuan dan lebih terjangkau dibandingkan pengecer.
Selain itu, Pertamina memastikan terus berkoordinasi dengan agen penyalur untuk menjaga distribusi LPG tetap lancar dan tepat waktu.
Informasi harga LPG non-subsidi juga dapat diakses melalui situs resmi Pertamina, sementara layanan pengaduan tersedia melalui Pertamina Contact Center 135.
Editor : Sefnat Besie