Pelajar SD Tenggelam di Rana Mese, Tim SAR Terkendala Lumpur dan Kayu di Dasar Danau
BORONG, iNewsTTU.id – Proses evakuasi terhadap GN, pelajar kelas V SD asal Desa Golo Loni, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, yang dilaporkan tenggelam di kawasan wisata Danau Rana Mese, masih terus berlangsung.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 14.20 WITA. Korban diduga terjatuh dari rakitan kayu saat berenang bersama rekan-rekannya di lokasi wisata tersebut.
Memasuki hari kedua pencarian, Selasa (5/5/2026), Tim SAR gabungan mengintensifkan operasi dengan menyisir permukaan danau hingga melakukan penyelaman ke dasar. Namun hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan.
Proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kondisi dasar danau yang berlumpur, dipenuhi rumput air, serta banyaknya batang kayu tenggelam menjadi hambatan utama dalam pencarian korban.
Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsi Syukur, turut memantau langsung jalannya operasi evakuasi di lokasi kejadian.
Kepala Desa Golo Loni, Yahanes B. Okalung, mengatakan bahwa sejak hari pertama warga bersama TNI dan Polri telah melakukan upaya pencarian sebelum tim Basarnas tiba.
“Sejak kemarin masyarakat bersama TNI-Polri sudah melakukan pencarian. Tim Basarnas baru tiba tadi malam sekitar pukul 23.00 WITA dan pagi ini langsung melanjutkan proses evakuasi,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR memfokuskan pencarian dengan membersihkan rumput air serta material kayu di dalam danau.
Langkah ini dilakukan karena korban diduga tersangkut di antara lumpur dan batang kayu di dasar danau.
Jika korban belum ditemukan, operasi evakuasi direncanakan akan terus dilanjutkan selama empat hingga lima hari ke depan.
Selain upaya teknis, tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat juga menggelar ritual adat sebagai bentuk ikhtiar agar proses evakuasi berjalan lancar dan korban segera ditemukan.
Editor : Sefnat Besie