get app
inews
Aa Text
Read Next : Serahkan Bukti Baru Dugaan Penipuan Dapur MBG, Polres TTU Segera Periksa Kristo Haki

Dampak Banjir Oekopa, 2 Hektare Lahan Sawah Rusak Petani Terancam Gagal Panen

Rabu, 18 Maret 2026 | 20:17 WIB
header img
2 hektare lahan pertanian warga Oekopa Kecamatan Biboki Tanpah Kabupaten TTU rusak. Foto istimewa

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Bencana banjir yang melanda wilayah Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, berdampak pada puluhan lahan pertanian milik warga.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian TTU, Tonce Seran, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, sebanyak 96 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

“Sejak mendapat informasi dari petugas lapangan, dalam hal ini PPL di Kecamatan Bikomi Tanpah, khususnya wilayah Oekopa, kami langsung melakukan identifikasi dan pengukuran. Secara kasar, terdata 96 KK yang sawahnya terdampak,” jelas Tonce.

Ia menyebutkan, total luas lahan pertanian yang terdampak banjir diperkirakan mencapai 2 hektare. Lahan tersebut bervariasi, mulai dari setengah hektare hingga ukuran kecil seperti satu are.

Menurutnya, kerusakan terjadi akibat material banjir seperti pasir dan tanah yang menimbun bagian depan lahan, sementara bagian belakang mengalami genangan air.

“Kondisi tanaman padi sebagian besar rebah, bahkan ada yang tertimbun material seperti pasir dan tanah,” ujarnya.

Padahal, tanaman padi milik warga saat ini sudah memasuki fase bunting atau tahap awal menuju produksi, sehingga kerusakan ini berpotensi menurunkan hasil panen petani.
Selain lahan pertanian, banjir juga dilaporkan merendam pupuk milik warga yang disimpan di teras rumah. 

Menanggapi hal ini, pihak Dinas Pertanian TTU akan melakukan pengecekan langsung untuk menentukan langkah penanganan.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut