get app
inews
Aa Text
Read Next : Beras Jatah ASN TTU Mandek Dua Bulan, Pemda dan Bulog Beda Versi Soal Penyebab

Bulog TTU Pasok Lagi 700 Ton Beras dari NTB, Stok Jelang Idulfitri Dipastikan Aman

Senin, 23 Februari 2026 | 12:34 WIB
header img
Kepala Perum Bulog Cabang Timor Tengah Utara (TTU), NTT Bendelina Nappu. (Foto iNewsTTU.id/Sefnat)

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Kepala Perum Bulog Cabang Timor Tengah Utara (TTU), NTT Bendelina Nappu, angkat bicara terkait kondisi stok beras di wilayah TTU menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.

Bendelina menjelaskan, saat ini gudang Bulog TTU tengah dalam proses persiapan untuk menyambut pasokan beras baru sebanyak 700 ton yang didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Untuk sementara lagi persiapan di gudang karena kami menunggu kiriman 700 ton beras dari NTB. Kapal sudah dalam perjalanan, dan jika sudah sandar akan langsung dilakukan proses bongkar muat,” jelasnya.

Ia memastikan, stok beras di gudang tetap tersedia masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan beras menjelang Lebaran dipastikan aman.

“Kami pastikan jelang Lebaran stok aman,” tegasnya.

Selain menyiapkan stok reguler, Bulog TTU juga terus menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada sejumlah mitra di daerah tersebut.

Menurut Bendelina, penyaluran beras SPHP bertujuan menjaga stabilitas harga beras di pasaran agar tetap terjangkau oleh masyarakat, khususnya selama Ramadan.

“SPHP masih terus didistribusikan kepada mitra untuk menstabilkan harga pasar. Di TTU ada sekitar 35 mitra yang bekerja sama dengan Bulog,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Bulog juga bersinergi dengan Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan distribusi biasanya dikoordinasikan bersama Dinas Ketahanan Pangan.

“Kerja sama ini penting untuk memastikan harga tetap stabil dan masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga yang wajar,” tambahnya.

Dengan langkah tersebut, Bulog TTU optimistis kebutuhan beras masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri tetap tercukupi dan harga di pasar tetap terkendali.

Editor : Sefnat Besie

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut