Sentuhan Kasih Bagi Kaum Miskin, Dua Warga di Kiuola Dapat Hunian Sehat dari Pemerintah
KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Kepedulian Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, terhadap warga kurang mampu kembali diwujudkan melalui Program Rumah Layak Huni Terima Kunci Plus Sanitasi (RLH-TULUS).
Dua warga Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, yakni Hironimus Kosat dan Maria Neno, resmi menerima bantuan rumah layak huni yang diserahkan langsung oleh pemerintah daerah.
Hironimus Kosat merupakan seorang duda yang tinggal di RT 11 Dusun III Desa Kiuola, sementara Maria Neno adalah seorang janda yang berdomisili di Dusun I desa setempat.
Bupati Yosep mengungkapkan, kedua warga tersebut menjadi penerima bantuan setelah dirinya menemukan langsung kondisi kehidupan mereka saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Kiuola beberapa waktu lalu.
Saat itu, Bupati sempat berbincang dengan sejumlah ibu-ibu yang sedang memetik asam. Dari percakapan tersebut, ia memperoleh informasi mengenai kondisi rumah warga yang memprihatinkan. Tanpa menunggu lama, Bupati langsung turun meninjau lokasi dan melihat sendiri kondisi tempat tinggal Hironimus Kosat dan Maria Neno.
"Setelah melihat langsung kondisi rumah mereka yang sangat memprihatinkan, saya langsung menetapkan mereka sebagai sasaran pembangunan rumah layak huni melalui program RLH-TULUS," ujar Yosep saat acara serah terima rumah.
Menurutnya, program RLH-TULUS bukan sekadar memberikan bantuan fisik berupa bangunan rumah, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memulihkan harapan, martabat, dan kualitas hidup masyarakat miskin.
"Rumah adalah tempat keluarga berteduh, tempat anak-anak bertumbuh, tempat lahirnya harapan dan masa depan yang lebih baik. Karena itu pemerintah hadir memastikan masyarakat memiliki hunian yang layak, sehat, aman, dan manusiawi," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan sejumlah komitmen yang harus dipatuhi para penerima manfaat. Rumah yang telah dibangun wajib ditempati oleh penerima bantuan bersama keluarganya dan tidak boleh diperjualbelikan, digadaikan maupun disewakan kepada pihak lain.
Selain itu, identitas program berupa plakat dan warna rumah yang telah ditetapkan pemerintah harus tetap dipertahankan sebagai bentuk penghargaan terhadap program serta penanda bahwa rumah tersebut merupakan hasil upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Sefnat Besie