Kisah Pilu YBR: Hidup Bersama Nenek 85 Tahun di Pondok Sunyi hingga Napas Terakhir di Pohon Cengkeh
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada, Gerardus Reo, mendatangi langsung pondok tempat YBR tinggal. Ia menyampaikan bahwa kondisi hunian tersebut sangat memprihatinkan.
“Tinggalnya di pondok yang ukurannya sekitar 2x3, rumah kolong, pondok reot yang menurut saya tidak layak untuk tinggal, tapi itulah tempat tinggal almarhum sama neneknya,” kata Gerardus, Rabu (4/2/2026).
Di dalam pondok tersebut, aktivitas memasak dan tidur dilakukan di ruang yang sama. Sebuah tungku api berada di dekat tempat tidur YBR dan neneknya.
“Masak di situ, tidur di situ mereka. Seperti pondok di kebun, tidur di situ, di sampingnya ada tungku api,” lanjut Gerardus.
Gerardus juga menyebut bahwa kesederhanaan hidup YBR terlihat hingga ke tempat pemakamannya. Jenazah YBR dimakamkan di belakang pondok tempat tinggalnya.
“Kuburannya juga menggunakan tanah tanpa semen,” ujarnya.
Editor : Sefnat Besie