Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Biaya Sekolah Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Tersisa Rp750.000, Ini Penjelasan Pemkab Ngada
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu YBR: Hidup Bersama Nenek 85 Tahun di Pondok Sunyi hingga Napas Terakhir di Pohon Cengkeh

Rabu, 04 Februari 2026 | 16:20 WIB
  • author Sefnat Besie, Joni Nura
Kisah Pilu YBR: Hidup Bersama Nenek 85 Tahun di Pondok Sunyi hingga Napas Terakhir di Pohon Cengkeh
Tempat tinggal YBR (10), siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD), sebelum ia ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di pohon cengkeh di belakang pondok. Foto: Istimewa

Disclaimer: Informasi ini tidak dimaksudkan untuk mendorong tindakan serupa. Jika Anda mengalami pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional, psikolog atau psikiater.*

NGADA, iNewsTTU.id – Sebuah pondok bambu berukuran sekitar 2x3 meter di kebun sunyi, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi tempat tinggal YBR (10), siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD), sebelum ia ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di pohon cengkeh di belakang pondok tersebut.

Pondok panggung itu seluruhnya terbuat dari bambu, termasuk bagian atap. Kondisinya dinilai tidak layak huni. YBR tinggal di pondok tersebut bersama neneknya yang berusia sekitar 85 tahun.

Sejak berusia satu tahun tujuh bulan, YBR hidup terpisah dari ibunya karena keterbatasan ekonomi. Ibunya harus menghidupi lima anak sehingga YBR kemudian diasuh neneknya dan tinggal di pondok keluarga yang berada di kebun, berbeda desa dengan tempat tinggal sang ibu.

Editor: Sefnat Besie

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut