Kapolda NTT juga menekankan bahwa penanganan konflik sosial tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterlibatan aktif seluruh elemen. Sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan jangka panjang di Flores Timur.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap langkah-langkah humanis aparat kepolisian di daerah.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
