KUPANG, iNewsTTU.id – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Mercy Piwung, menyoroti kelangkaan semen yang terjadi di Kota Kupang.
Ia menduga kondisi tersebut berkaitan dengan kemungkinan praktik penimbunan oleh oknum distributor dan meminta aparat terkait segera turun tangan.
Mercy mengaku telah mendatangi sejumlah toko bangunan di Kota Kupang untuk mengecek langsung ketersediaan semen.
Namun, dari hasil penelusurannya, seluruh toko bangunan yang dikunjungi menyampaikan bahwa stok semen sedang kosong.
Bahkan, pada toko yang masih melayani pembelian, konsumen hanya diperbolehkan membeli maksimal dua sak semen.
Kondisi tersebut dinilai menyulitkan masyarakat, terutama pelaku usaha konstruksi yang membutuhkan semen untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan.
Untuk memastikan kondisi distribusi, Mercy kemudian mendatangi Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, guna melihat langsung aktivitas bongkar muat dan penyaluran semen.
Di lokasi tersebut, ia menemukan dua truk yang baru keluar dari pelabuhan dengan membawa muatan semen.
Temuan itu menimbulkan tanda tanya bagi Mercy. Pasalnya, aktivitas distribusi semen masih berlangsung, sementara stok di hampir seluruh toko bangunan yang dikunjunginya justru kosong.
“Jadi dugaan saya ini ada penimbunan semen oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Mercy.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
