Sementara itu, Ketua Umum PB PERKEMI, Prof. Dr. Agus Setiadji, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia menilai semakin banyaknya kegiatan dan kejuaraan Shorinji Kempo di NTT menjadi pertanda positif bagi perkembangan olahraga bela diri tersebut di daerah.
Menurut Agus, Shorinji Kempo bukan sekadar olahraga bela diri yang mengandalkan kekuatan fisik dan kemampuan bertanding, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kesatria.
“Saya senang melihat semakin banyak kegiatan dan kejuaraan Kempo di NTT. Saya yakin dengan pembinaan yang terus dilakukan, Kempo di NTT akan semakin maju. Saya juga tetap berada dan bergabung dalam keluarga besar Kempo karena di sinilah tempat kita membina karakter bangsa,” ujarnya.
Agus menegaskan, pembinaan atlet tidak boleh hanya berorientasi pada kemenangan dalam pertandingan, tetapi harus mampu membentuk pribadi yang memiliki integritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan.
Ia mengingatkan para Kenshi untuk memegang teguh pesan dan nilai yang diwariskan orang tua, yakni tidak menyimpan dendam serta tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.
“Untuk mencapai suatu tingkatan dan prestasi, tentu ada proses dan perjuangan yang tidak mudah. Dalam Shorinji Kempo, kita bukan hanya membina kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter bangsa dan melahirkan jiwa-jiwa kesatria,” jelasnya.
Agus optimistis NTT memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet Shorinji Kempo berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Ia berharap kejuaraan seperti LLMC III dapat menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun prestasi olahraga di NTT.
“Saya yakin dari NTT akan muncul atlet-atlet terbaik yang mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan dunia. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin hasilnya belum terlihat sekarang, tetapi 20 sampai 30 tahun mendatang kita akan melihat buah dari pembinaan ini. Saya ingin NTT menjadi salah satu tempat lahirnya Kenshi-Kenshi terbaik dunia,” tegas Agus.
Melalui LLMC III, diharapkan semakin banyak atlet muda NTT mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, mengukur hasil latihan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
