KUPANG,iNewsTTU.id-- Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI), Prof. Dr. Agus Setiadji, secara resmi membuka Kejuaraan Shorinji Kempo Antar-Dojo se-Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III Tahun 2026 di GOR Oepoi, Kota Kupang, Senin (2/11/2026).
Kejuaraan yang berlangsung pada 2-6 November 2026 ini diikuti sebanyak 852 peserta dari berbagai dojo di NTT. Para atlet akan berkompetisi dalam 88 nomor pertandingan yang meliputi Randori, Embu, dan Pembelaan.
Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi salah satu bagian penting dari LLMC III yang tahun ini menghadirkan konsep lebih luas dengan melibatkan tiga cabang olahraga, yakni sepak bola, tinju, dan Shorinji Kempo.
Ketua Umum PERKEMI NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, dalam sambutannya mengatakan, perluasan cabang olahraga dalam LLMC merupakan bentuk komitmen untuk memberikan ruang lebih besar bagi pengembangan potensi atlet di NTT.
Menurut Julie, pada dua penyelenggaraan sebelumnya, LLMC lebih banyak berfokus pada sepak bola. Namun, tahun ini pihaknya mulai membuka kesempatan bagi cabang olahraga lain, termasuk tinju dan Shorinji Kempo.
“Selama ini kegiatan LLMC lebih banyak berfokus pada sepak bola. Sekarang kami menambahkan cabang olahraga tinju dan kempo karena kami tahu NTT memiliki potensi besar di bidang olahraga. Potensi ini harus terus kita kembangkan dan berikan ruang agar atlet-atlet kita bisa berprestasi,” ungkap Julie.
Ia menjelaskan, khusus untuk penyelenggaraan Shorinji Kempo, panitia mendapat dukungan sebesar Rp288 juta. Selain itu, disiapkan bonus sebesar Rp75 juta bagi dojo yang berhasil menempati peringkat pertama hingga kesepuluh.
Julie mengakui bahwa penyelenggaraan tahun ini masih menjadi tahap awal pengembangan kejuaraan Kempo dalam rangkaian LLMC. Namun, ia memastikan dukungan dan total hadiah pada pelaksanaan tahun berikutnya akan ditingkatkan.
“Untuk tahun ini kita masih dalam tahap awal. Namun, saya pastikan tahun depan total hadiah yang disiapkan akan lebih besar dari tahun ini. Kami ingin kejuaraan ini terus berkembang dan menjadi wadah bagi atlet-atlet Kempo di NTT untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Julie menyampaikan bahwa rangkaian pertandingan Shorinji Kempo akan berlanjut di Pulau Semau pada 5 dan 6 November 2026, khususnya untuk pelaksanaan partai final.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjaga kondisi fisik, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengikuti setiap pertandingan dengan penuh semangat.
“Saya meminta seluruh atlet untuk menjaga kesehatan, jangan lupa berdoa, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan. Menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi, tetapi yang paling penting adalah menunjukkan kemampuan terbaik dan menjaga persaudaraan,” pesannya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
