Menurutnya, perlindungan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama. Para korban membutuhkan rasa aman, pendampingan serta dukungan lingkungan agar dapat menjalani proses pemulihan.
Polisi juga mengajak orang tua, guru, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.
Orang tua diminta memberikan ruang kepada anak untuk bercerita tanpa menyalahkan atau menghakimi. Apabila terdapat dugaan kekerasan terhadap anak, informasi tersebut sebaiknya segera dikoordinasikan dengan pihak berwenang.
“Anak-anak adalah pihak yang harus kita lindungi bersama. Jangan memberikan stigma atau menyalahkan korban. Mari kita berikan dukungan kepada mereka dan percayakan penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum,” ungkap Kapolres.
Polres Sumba Barat memastikan setiap laporan akan ditangani secara serius dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, kepentingan terbaik bagi anak dan ketentuan hukum yang berlaku.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
