Keluarga Mendiang Dokter Icha Menanti Keseriusan Badan Kehormatan DPRD Dalam Kasus Dugaan Intimidasi
Pihak keluarga juga menilai kasus tersebut telah menjadi perhatian publik dan telah melalui proses investigasi dari pemerintah.
Menurut Arif, tim investigasi Kementerian Kesehatan dalam waktu kurang dari tujuh hari telah mempublikasikan hasil investigasi yang menyebut adanya dugaan kuat intimidasi terhadap dr. Icha oleh tiga anggota DPRD TTU yang diduga berdampak pada kondisi psikologis korban hingga mengalami depresi berat sebelum meninggal dunia.
Atas dasar itu, keluarga berharap BK DPRD TTU segera memberikan kepastian mengenai perkembangan penanganan laporan yang diajukan almarhumah sejak pertengahan Juni 2026, sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian maupun spekulasi di tengah masyarakat.
Sebelumnya Ketua Badan Kehormatan DPRD Timor Tengah Utara Maksi Taek menyatakan 10 orang telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait dengan kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oleh tiga oknum anggota DPRD TTU.
Meski telah mendengarkan klarifikasi mereka, pihak BK masih butuh waktu maksimal dua bulan untuk memutuskan melalui paripurna apakah tiga anggota DPRD tersebut melanggar kode etik atau tidak.
" sudah 10 saksi kita mintai klarifikasi namun kami dari BK masih berdiskusi secara internal sebelum menjatuhkan putusan, kami tidak ingin terburu buru karena menyangkut marwah lembaga,"pungkasnya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
