Kasrem juga menegaskan bahwa pendanaan Karya Bakti TNI AD berasal dari Angkatan Darat dengan dukungan kolaborasi berbagai kementerian, BUMN, pemerintah pusat, serta instansi terkait.
"Ini merupakan bentuk sinergi berbagai pihak. TNI AD merangkul kementerian, BUMN, dan instansi lainnya sehingga program berskala besar seperti ini dapat terlaksana untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat," katanya.
Usai upacara pembukaan, Kasrem 161/Wira Sakti bersama rombongan meninjau lokasi pembangunan sumur bor di belakang SMA Negeri Noemuti, Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, sebagai salah satu sasaran Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat tahun 2026.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
