Ia mengatakan, melalui kegiatan supervisi tersebut pihaknya ingin mengetahui berbagai kendala yang dihadapi anggota di lapangan, termasuk masukan dari para Bhabinkamtibmas, Kanit Binmas hingga Kapolsek.
“Semua masukan dan kendala akan kami inventarisir untuk kemudian dilaporkan kepada pimpinan,” katanya.
Dalam hasil temuan di lapangan, Rishian menyebut secara umum pelaksanaan tugas Binmas di Polres TTU sudah berjalan baik. Sejumlah program seperti door to door system dan optimalisasi pos kamling dinilai terus mengalami peningkatan.
Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait kendaraan operasional Bhabinkamtibmas.
“Beberapa kendaraan, khususnya motor dinas, kondisinya memang sudah harus diganti. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti keterbatasan personel Bhabinkamtibmas di TTU yang menyebabkan satu anggota harus menangani beberapa desa sekaligus.
Meski demikian, pihaknya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dan pembinaan melalui pembagian pola desa binaan, desa pantauan dan desa sentuhan.
“Karena jumlah desa cukup banyak sementara personel terbatas, maka dilakukan pembagian wilayah tugas. Yang penting masyarakat tetap disentuh dan mendapat perhatian dari Bhabinkamtibmas,” tandasnya.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
