Guru dan Siswa di Perbatasan RI-RDTL Mengaku Belum Nikmati MBG

*Sefnat Besie
Sejumlah siswa dan guru saat ungkapkan belum menikmati MBG. (Foto iNewsTTU.id/Sefnat).

Pada momentum tersebut, Aloysius juga menyampaikan aspirasi masyarakat perbatasan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum dirasakan oleh para pelajar di Kecamatan Musi.

“Kami di perbatasan, dari PAUD, SD, SMP hingga SMK belum merasakan program ini sama sekali, padahal siswa di kota sudah,” katanya.

Harapan serupa juga disampaikan Egi Bano, seorang siswa SMK yang mewakili pelajar di wilayah perbatasan. 

Ia berharap pemerintah segera menghadirkan program MBG bagi siswa di Kecamatan Musi agar mereka memperoleh hak yang sama seperti pelajar di daerah perkotaan.

Menurutnya, pemerataan program pendidikan dan kesehatan sangat penting untuk mendukung masa depan generasi muda di wilayah perbatasan.

Upacara Harkitnas di Kecamatan Musi pun menjadi simbol kuatnya semangat nasionalisme masyarakat perbatasan, sekaligus pengingat bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi harapan besar bagi warga di wilayah terluar Indonesia.

Editor : Sefnat Besie

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network