Ketua Umum: Konflik Selesai, Saatnya Bersatu
Dalam sambutannya, Ketua Umum PSHT Pusat, Muhammad Taufiq, menegaskan bahwa konflik internal organisasi yang berlangsung selama lebih dari sembilan tahun telah berakhir secara tuntas.
Hal tersebut didasarkan pada dua dokumen hukum utama, yakni Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI serta Surat Keputusan Pengurus Besar IPSI.
“PSHT sudah menang secara hukum dan organisasi. Tidak ada lagi alasan untuk berpisah atau bertikai. Mari kita bersatu, melupakan masa lalu, dan membangun organisasi yang lebih kuat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk kembali pada nilai-nilai persaudaraan dan budi luhur yang menjadi dasar ajaran PSHT, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, Taufiq menekankan pentingnya peningkatan prestasi olahraga, termasuk mendukung target besar PON 2028 dan mendorong pencak silat agar semakin dikenal di tingkat dunia.
Momentum Persatuan di NTT
Audiensi ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan PSHT di NTT, sekaligus mempertegas legitimasi kepengurusan yang sah. Seluruh peserta yang hadir menyambut positif hasil pertemuan ini, yang diharapkan menjadi awal baru bagi persatuan dan penguatan organisasi di daerah.
Dengan dukungan pemerintah, aparat keamanan, dan IPSI, PSHT NTT optimistis dapat berkembang lebih solid serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan prestasi olahraga di masa mendatang.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
