Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi dan pemutakhiran data konsumen secara berkala guna memastikan penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran.
“Pemutakhiran data ini penting untuk memastikan penggunaan QR Code dan kuota BBM subsidi sesuai dengan kepemilikan kendaraan yang sah,” jelas Ahad.
Ia menegaskan bahwa penerapan QR Code merupakan kebijakan pemerintah untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi, seperti Biosolar dan Pertalite, digunakan oleh pihak yang berhak.
Dalam hal ini, Pertamina bertindak sebagai pelaksana distribusi sesuai penugasan pemerintah.
Menurut Ahad, aspirasi yang disampaikan para sopir merupakan bentuk kepedulian pelanggan terhadap layanan. Pertamina pun memandang hal tersebut secara positif dan berkomitmen menindaklanjuti setiap masukan yang ada.
Terkait kendala penggunaan QR Code, Pertamina menjelaskan bahwa sistem secara berkala melakukan pemantauan terhadap data kendaraan dan pola transaksi di SPBU. Sistem juga dapat mendeteksi anomali, seperti pengisian berulang dalam waktu singkat atau di beberapa SPBU berbeda, yang berpotensi sebagai penyalahgunaan.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
