Tiga Bupati Perbatasan Sepakati Pembentukan Sekber, Dorong Free Trade Zone dan Pengolahan Sampah

*Sefnat Besie
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Bupati Malaka, Dr. Stefanus Bria Seran dan Bupati Belu, Willybrodus Lay. Foto: Ist.

KEFAMENANU, iNewsTTU.id – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka, NTT resmi memperkuat sinergi untuk membangun wilayah perbatasan RI-RDTL. Langkah ini ditandai dengan rencana pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) guna mengeksekusi tiga poin strategis hasil pertemuan para pimpinan daerah.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, mengungkapkan bahwa pergerakan bersama tiga kabupaten akan memberikan posisi tawar yang lebih kuat di tingkat pemerintah pusat.

"Kalau kita jalan sendiri-sendiri, dampaknya ke pusat mungkin tidak maksimal. Tapi kalau tiga bupati bersatu memperjuangkan hal yang sama, eksekusinya akan lebih cepat," ujar Bupati Falen Kebo di ruang kerjanya, Senin (16/03/2026).

Tiga Poin Utama Kerja Sama Strategis:

1. Pengolahan Sampah Menjadi Energi
Bupati Falen menjelaskan adanya peluang investasi dari China melalui Kabupaten Belu untuk membangun pabrik pengolahan sampah menjadi energi terbarukan (listrik). Karena membutuhkan pasokan sampah dalam jumlah besar, tiga kabupaten akan menyuplai sampah ke satu titik lokasi yang kini tengah disepakati bersama.

2. Infrastruktur dan Perumahan Layak
Selain konektivitas jalan antar-kabupaten yang rusak, ketiga bupati juga membidik kuota besar dari program 3 Juta Rumah Kementerian Perumahan. Sebagai beranda terdepan negara, mereka berharap mendapatkan porsi signifikan untuk membantu masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak huni.

3. Peningkatan PAD melalui Free Trade Zone (FTZ)
Salah satu terobosan besar yang didorong adalah penghidupan kembali pasar perbatasan dan pembentukan Zona Perdagangan Bebas (Free Trade Zone). Kawasan ini diproyeksikan menjadi magnet investasi karena menawarkan fasilitas bebas pajak bagi pabrik-pabrik besar.

"Prinsipnya bebas pajak. Ini akan menarik perusahaan besar masuk, menyerap tenaga kerja lokal secara masif, dan menghidupkan ekonomi daerah," tambahnya.

Tindak Lanjut Pasca Lebaran

Menindaklanjuti pertemuan di Malaka pada Kamis (12/03) lalu, ketiga kepala daerah dijadwalkan akan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) setelah hari raya Lebaran mendatang.

Sekretariat Bersama yang dibentuk nantinya akan bertugas menyelesaikan kelengkapan administrasi serta mengeliminasi hambatan regulasi antar-kabupaten agar seluruh program strategis ini berjalan lancar.

 

Editor : Sefnat Besie

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network