"Jembatan ini memang konstruksinya sudah lama, dibangun tahun 2011 dari dana PNPM. Karena usia dan beban, sekarang kondisinya sudah tidak bisa dilewati lagi," tambahnya.
Harapan Atensi dari Pemda TTU
Melihat kondisi yang kian menyulitkan warga, masyarakat Desa Kaenbaun berharap Pemerintah Daerah (Pemda) TTU melalui instansi terkait dapat segera turun tangan. Kehadiran jembatan darurat atau perbaikan permanen sangat dinantikan agar roda pemerintahan desa dan aktivitas pendidikan tidak lumpuh total.
"Kami hanya bisa pasrah dengan keadaan saat ini. Namun sebagai masyarakat, kami sangat berharap Pemda TTU, mungkin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bisa memberikan atensi dan membantu memperbaiki jembatan ini. Jangan sampai pelayanan di kantor desa terhambat terlalu lama," pungkas Seferinus.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih kesulitan untuk melintas, terutama saat debit air sungai meningkat, yang memaksa mereka untuk bertaruh nyawa atau mengurungkan niat mendapatkan pelayanan di kantor desa.
Editor : Sefnat Besie
Artikel Terkait
